Pages

Thursday, May 28, 2015

Berhenti Hujan (menangis) Malam Ini



Kepada yang acap kali menitikkan air mata (bagi sebagian orang terlihat) untuk hal sepele


Berhenti bersedih untuk hal-hal sepele yang bahkan tidak 
pantas untuk disedihkan
Berhenti merengutkan paras rupamu hanya untuk hal yang 
terkadang tidak sesuai keinginan
Berhenti mengaduk-ngaduk perasaan bila dirimu sendiri tak 
mampu melakukan
Berhenti berair mata hanya karena orang yang menjadi 
sumber-sumber penyemangat dan bahagiamu acap kali tak mempedulikanmu
Bahagia dan sedihmu ada pada dirimu dan atas pertolongan-Nya

Berbahagialah dengan apa yang kau punyai, dan apa yang tidak kau punyai – Buya Hamka

Mulailah bersyukur atas apa yang terjadi, 
bahkan pada saat masa-masa sulit sekalipun

Mulailah untuk  tidak menangis, kecuali jika kesedihanmu ada hubungannya dengan tempat sujudmu

Note to Self~

Read more...

Friday, February 13, 2015

Kau Adalah Alasan Kenapa Aku Ada


Siapa aku wahai ibu ? yang selalu mengeluh menyoal kehidupan, namun seringkali enggan saat kau beri wejangan.
Siapa aku wahai ibu ? yang selalu rajin membahas perkataanmu bahkan disaat yang tidak tepat,
yang pandai sekali membantah segala perintahmu.
Siapa aku wahai ibu ?  ketika aku sakit kau tetap mau merawatku. 
Oh Ibu..
Apakah engkau tahu ?
Hal yang paling aku khawatirkan saat umurku bertambah adalah umurmu wahai ibuku juga akan bertambah. 

14 Februari adalah tanggal penting bagiku yang mungkin tak penting bagimu ibu..
Terimakasih atas segala marah, diammu juga seribu nasihatmu untukku

 "Nak, segala sesuatu yang kau kerjakan sekarang dengan penuh ikhlas yakinlah akan berakhir indah, meskipun saat ini kau sedang dalam posisi di bawah". 

Ucapan sederhana yang kadang kala atau bahkan seringkali aku abaikan dalam tiap kesempatan. Petuah yang tak bosan kau sampaikan bila aku sedang dilanda kegalutan.

Selamat bertambah umur ibuku :') 
Semoga kesehatan dan keberkahan selalu menyertai juga mengiringi tiap langkahmu.
Panjang umur ibuku .... 




  

 

Read more...