Pages

Sunday, June 30, 2013

Kamu Mencintai Seseorang ?

"Jangan mencintai seseorang.. Yang tidak mencintai Allah.. Karena bila mereka sanggup meninggalkan Allah.. Maka, merekapun sanggup meninggalkanmu.."
Imam Syafi’i









<< Kepada siapapun kamu yang mencintaiku nanti ~(^,^)~
Read more...

Monday, June 10, 2013

The Tower Movie





Ga nyangka, iseng beli dvd movie ternyata dapet tontonan yang asyik juga. Awalnya sih ga ngira kalo “The Tower” bakalan bikin teriak histeris. Bukan karena horornya sih, tapi scene-scene menegangkan dibalik usaha penyelamatan dari runtuhnya gedung tersebut yang bikin deg-degan. “The Tower” sendiri adalah film produksi Korea besutan sutradara Kim Ji-hoon yang dengan apik memanjakan mata dengan kemegahan dari gedung pencakar langit itu. Pemain yang agak familiar adalah Son Ye-jin as manager bagian dapur.
 
Film ini mengisahkan tentang kemegawahan gedung pencakar langit di negeri Ginseng pada malam natal. Saat itu sedang ada atraksi megah yang disuguhkan pengelola hotel pada malam natal, salah satunya salju buatan yang dibuat dengan mesin yang digantungkan pada helikopter. Namun siapa yang menyangka tragedi besar terjadi, helikopter oleng karena angina yang kencang sehingga menabrak gedung dan menyebabkan kebakaran yang besar. Semua pengunjung pun panik, dan pesta megah nan mewah pun berubah menjadi musibah.

Manager teknisi gedung Dae-ho sangat disibukkan untuk persiapan acara dan ia harus mengorbankan waktunya bersama Hana sang anak pada malam natal. Padahal ia berjanji akan menemaninya pada pesta natal di hotel tersebut. Saat itu Son Ye-jin lah yang menemani hana menggantikan ayahnya dan disitulah chemistry mereka terjalin. Dimana mereka berdua harus berusaha menyelamatkan diri untuk keluar karena mereka sedang berada di lantai atas.

Fire captain yang juga salah satu pemain utama pada film ini juga tak kalah keren. Youn-ki yang berjanji pada istrinya untuk menghabiskan malam natal bersama harus membatalkannya demi misi penyelamatan dan penjinakan api. Youn-ki dengan keberaniannya menyelamatkan ribuan pengunjung yang terjebak.  
Nilai-nilai kemanusian yang ada di film ini adalah kita diajarkan untuk selalu bertanggung jawab. Youn-ki, fire captain yang commite terhadap tugasnya dan mengenyampingkan urusan pribadinya. Dae-ho, ayah yang dengan gigih menyelamatkan putrinya.



Happy watching (‘.’)9

Read more...

Friday, June 7, 2013

Quotes

Aku masih seorang pencemburu; pun kepadamu yang bukan sesiapaku. Jadi, bagaimana Tuhanku tidak akan cemburu padaku jika hatiku terus berpaling dari-Nya?
- K.AuliaR.              via (ourmetime)                                                 
Read more...

Pembenci Kecemburuan

Perasaan "insecure" agaknya lagi-lagi hinggap kepadaku. Padahal itu adalah bagian yang selalu ingin aku hindari dalam setiap hubungan. Cemburu itu bagai sembilu, kadang berujung senang atau bahkan bisa jadi berujung kenangan. Cemburu senang aku redam, aku bungkus senyuman dan perlahan aku tinggalkan. Namun wanita tetaplah wanita dengan segala sensitifitasnya :D. Entah disulut apa, pikiranku kadang membuat curam kecemburuan. Sesuatu dengan mudah untuk disimpulkan dan akhirnya jadi "insecure" sendiri.  Justru tanpa disadari, aku sedang belajar takut. Takut kehilangan ..
 
Wanita ... *geleng-geleng kepala*

Aku sendiri bukan tipikal yang over protective, nempel kaya perangko atau berlagak satpam yang kudu wajib lapor setiap saat karena pada dasarnya aku juga tidak suka demikian. Minusnya mungkin, aku cuma modal kepercayaan dan agaknya itulah yang terkadang disalahgunakan. Wanita yang gampang percaya sama orang dan seringnya malah didustakan. 
 
Yah.. jadi bagi siapa saja yang punya pasangan tipe demikian diatas :P agaknya jangan sampai lupa diri. Terkesan bebas namun jangan terlalu melampaui.. if you know what i mean :))
 
Salam sensitifitas (._.)9  
 



Read more...

Wednesday, June 5, 2013

Teguran Manis dari Saudara Kecilku

Aku adalah anak tengah dari 3 bersaudara. Aku mempunyai kaka laki-laki dan adik perempuan yang masih duduk di bangku kelas 3 madrasah ibtidayah. Beberapa tahun lalu, aku dibuat malu oleh adikku sendiri. Ya.. malu ..

Sedari kecil aku dan kakakku (adikku belum lahir) sudah diajarkan ilmu agama oleh Ayah dan Mama. Selain disekolahkan di Taman Baca AlQuran, ayah juga memanggil seorang guru yang mengajarkan ilmu tidak hanya membaca AlQuran, namun juga aqidah dan fiqh. Lingkunganku juga sangat nyaman, walau diperkampungan biasa. Banyak sekali kegiatan agama yang dilakukan hampir tiap hari disana. Sampai suatu ketika, keluarga kami pindah rumah yang bertepatan dengan aku yang masuk SMK. Disitulah aku mulai berubah, kebiasaan baik yang selalu aku lakukan sudah jarang aku jabah kembali. Dulu, untuk kewarung yang berjarak 2 meter dari rumah saja aku tetap berkerudung. Namun saat itu, pergi ke mall pun aku tak malu memperlihatkan auratku.Rebonding rambut pun aku lakukan, guna menunjang penampilanku.  Sedikit yang patut aku syukuri, aku tidak seratus persen membuka aurat. Saat sekolah dan pergi les aku masih berkerudung.  

Adikku Dewi
Singkat cerita, saat itu aku disuruh mama pergi ke warung makan. Jaraknya 200 meter dari rumah, dan aku hanya mengenakan daster imut selutut dan rambut yang dikuncir. Belum sempat aku pergi, saat membuka pintu pagar rumah adikku yang masih kecil itu bertanya. “ Aa , tadi disekolah Bu Guru cerita kalo kita aurat kita dilihat yang bukan mahramnya katanya rambut kita digantung di neraka ya a ?”. Sempet kaget dan pertanyaan adikku itu tidak aku hiraukan. Namun sebenarnya sangat aku pikirkan siang dan malam. Padahal aku tahu, membuka aurat adalah dilarang Allah SWT. Aku mengetahuinya jauh sebelum adikku, dari sekolah, dari orang tua, dari pengajian-pengajian yang pernah aku ikuti dan itu sudah tertera dalam AlQuran. Aku tahu.. namun keberanianku menentang dosa jauh melebihi itu. Aku tahu, adikku tidak bermaksud menegurku. Allah SWT lah yang menegurku melalui saudara kecilku itu..
Itu adalah salah satu hal kecil yang berdampak besar yang membuatku sadar bahwa kecantikan tidak berdasar pada fisik. Allah SWT telah mewajibkan menutup aurat bukan hanya sebagai kewajiban semata, namun juga penghormatan islam terhadap wanita, melindungi wanita ..

Kau tahu saudaraku ? Menjaga hidayah lebih sulit daripada mengenal hidayah .. :))
Semoga sebagai wanita kita senantiasa dapat menjaga iman dan takwa kita, salah satunya dengan menutup aurat kita :)) 

 

Read more...