“Apa
Masalahmu ? Tidak ada larangan untuk hal ini. Tuntutlah ilmu dari buaian hingga
liat lahat ! itu yang dikatakan Rasulullah”.
Itu
tadi adalah sepenggal pembelaan temanku yang tidak terima karena aku memprotes dia
belajar kembali untuk test EPT kampus. Padahal dia sudah lulus, sehingga aku
merasa dia tak perlu melalukannya lagi. Emm.. bukan, mungkin lebih tepatnya aku
tersinggung karena aku yang belum lulus EPT, harusnya belajar seperti dia.
Seuntai pesan dari percakapan aku dan temanku yang dapat kita petik adalah tentang ilmu, atau istilah kerennya “long life
education”. Percakapan
pagi itu agaknya masih bergelayutan di pikiranku, menyentil otak dan hatiku untuk sekedar mengingatkan bahwa “utlubul ‘ilmi minal mahdi ilal lahdi” atau tuntutlah ilmu dari buaian hingga
liang lahat. Kamu tidak akan merasa cukup dengan ilmu, karna ilmu tidak ada
batas dan tidak habisnya. Aku jadi ingat perkataan ayah bahwa setinggi apapun
kamu menuntut ilmu kamu tidak akan pernah bisa menamatkannya, Karena ilmu
sebenarnya itu berkelanjutan. Islam jelas sangat menghargai ilmu pengetahuan.
Ilmu
tidak melulu monotan hanya pada akademika SD, SMP, sampe jenjang perkuliahan.
Ilmu memiliki cakupan yang luas. Kalau kita pandai mengolah akal pikiran, ilmu bisa
didapat dimanapun, kapanpun, dan dari siapapun disamping tidak mengacuhkan
pendidikan yang sudah dianjurkan (SD, SMP, SMA, sarjana/sederajat). Apalagi kita terapkan dalam keseharian kehidupan, bukan hanya pada pribadi semata namun juga diri pribadi lainnya. Bukankah sebaik-baik ilmu adalah yang bermanfaat ..
Semoga
kita termasuk orang-orang yang selalu ditetapkan hati pada ilmu dan iman.
Semangat
menuntut ilmu kawan ;))



0 komentar:
Post a Comment