Pages

Wednesday, October 9, 2013

Kepadamu Kawan..

Perihal gigilnya kehilangan, sudahi saja. Dekap ia dengan hangatnya keikhlasan.

Kepadamu kawan..
Aku tau hilang sulit kau lawan.
Aku juga demikian saat kehilangan.
Kesunyian meremah, merasuk selaksa sepi.
Sepi yang paling kubenci, namun masih saja aku kawani.

Aku tak bermaksud menggurui.
Hanya saja, melihat banjir di matamu..
Aku juga tertular sepi..
Bergerimis meratapi..
Sepi paling sendiri.

Oh iya, sepi pernah mengatakan kepadaku perihal kehilangan.
Sewaktu-waktu yang tak bisa kau prediksi.
Kehilangan adalah perampok kejam yang merampas kebahagian.
Baru kutahu, sepi telah membohongi.

Tangisan dan kerinduan tak apa kau perlihatkan.
Aku juga demikian.
Tentang luka saat ditinggalkan..
Perihal kenangan yang sulit dihapuskan..

Kepadamu kawan..
Aku hanya ingin memberitahukan.
Kehilangan sebenarnya mengajarkan kedewasaan.
Tentang kepemilikan dalam ketidakabadian.
Tentang kenangan dalam keikhlasan.

Kepadamu kehilangan..
Dewasakan yang ditinggalkan dengan kelapangan.
Bahwa yang hilang, tetap akan abadi.
Tentang apa yang dimiliki, semua tidak abadi.

Kepadamu yang meninggalkan..
Aku hanya bisa mendoakan..

"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami yang menghancurkan penjagaan, dosa-dosa  yang menurunkan siksaan, dosa-dosa kami yang mengubah kenikmatan, dosa-dosa kami yang menahan permohonan, dosa-dosa kami yang mendatangkan cobaan dan dosa-dosa kami yang memutuskan harapan"

Kepadamu kawan..

Tribute to Sahabatku yang dirundung kehilangan



      

0 komentar: