Pages

Saturday, December 21, 2013

Apa kau pernah tahu ? Ia itu ibuku ..

Apa kau pernah dimarahi habis-habisan karena sakit tifusmu kambuh, namun ketika watunya makan dengan perlahan dia menyuapimu penuh kesabaran ?

Apa kau pernah merasa sangat teramat nyaman saat kau terjatuh dari sepedamu dan kau menangis kesakitan, tapi dengan peluk dan cium hangatnya rasa sakitmu mulai menghilang ?
Pernah merasakan lembutnya belaian meski kerutannya menghias tangan ?

Apa kau pernah melihat ia tidak membelikanmu baju lebaran tiap tahunnya, padahal baju lebarannya tak pernah diganti hampir 5 tahun lamanya ? Ia selalu membelikanmu ..

Kau pasti tidak pernah melihat ia menangis di depanmu, namun seketika waktu air matanya jatuh mengalahkan hujan saat ayahmu telah dipanggil Tuhan ?  Pernah demikian ?

Apa kau pernah melihat ia yang sepulang kerja harusnya merebahkan diri mengistirahatkan badan, namun tetap melakukan pekerjaan saat malam sudah semakin panjang ?

Apa kau pernah selalu ditelpon tiap hari bahkan mengalahkan pacarmu menghubungi hanya untuk mengetahui kabarmu hari ini ?

Apa kau pernah melihat ia sehari saja tak pernah melakukan perkerjaan layaknya kamu saat akhir pekan ? Tidak Bukan ?

Apa kau pernah melihatnya tidur sedangkan kau belum pulang kerumah padahal jam sudah menunjukkan tengah malam ? Ia selalu menunggumu ..

Apa kau pernah melihat ia melakukan pekerjaan yang tak seharusnya ia lakukan ?
Pernah melihatnya naik pohon, menebang ranting hanya agar pohon mangga di rumah tak menghalangi jalanan ?
Pernah melihatnya memperbaiki bola lampu yang mati hanya agar kau tak kegelapan di saat malam menjelang ?
Pernah melihatnya tiap hari bolak-balik bengkel hanya agar mobil di rumah bisa dipakai untuk mengantarmu sekolah saat musim hujan ?
Pernah melihatnya memperbaiki pipa pembuangan, hanya agar mencuci piring jadi lebih gampang ?

Apa kau pernah dilantunkan doa-doa kebaikan kepada hal-hal kecil yang bahkan kau sendiri tak pernah berdoa demikian ? Bahkan mendoakan dirinya saja jarang ia lakukan. 

Apa kau pernah dibawakan makanan sepulang dia bekerja, padahal perutnya sendiri belum diisi namun ia lebih memilihmu menghabiskannya ? "Makan saja nak, ibu sudah mencicipinya tadi".

Apa kau pernah menyimpan rahasia sedemikian rapatnya, namun tetap saja ia selalu mengetahuinya padahal engkau tak pernah sekalipun menceritakannya ?

Apa kau pernah merasa sesedih ini, saat sadar rambut hitamnya kini sudah mulai memudar ? Pernah baru menyadari sudah berpuluh tahun ia menyayangimu, sesetia itu  dia ada di hidupmu ?

Apa kau pernah tahu ? Ia itu ibuku ..

Ibu yang tak pernah kalah dengan lelah, tak pernah berkeluh kesah, namun tetap akan selalu tabah oleh segala resah. Ibu yang selalu menguatkanku walau dirinya sendiri sedang lemah. Ibu yang selalu menghidupiku walau dirinya sendiri lelah. Ibu yang selalu menyayangiku walau anaknya telah banyak berubah.  Ibu yang mampu melihat kebelakang tanpa harus menoleh, namun selalu tahu apa yang terjadi denganku meskipun aku dikejauhan. Ibu yang selalu jadi orang terdepan melindungiku bahkan disaat aku berbuat salah.

Ada dua hal yang sangat ajaib dimiliki ibu, yaitu senyum dan air mata. Sebab, aku sendiri anaknya bahkan tidak pernah bisa menebak kapan ia harus menggunakan salah satu dari dua hal itu. Bahkan disaat yang bersamaan pun, aku tak tahu kapan ia menggunakannya.



"Mothers hold their children's hands for a short while, but their hearts forever. - Ibu memang memeluk anak-anak mereka hanya sebentar, tetapi hati mereka (ibu) memeluk anak-anak mereka selamanya." - unknown


Happy Mothers Day to Mama \o/



 

0 komentar: