Pages

Monday, January 20, 2014

Sependek Sajak Ini Sebahagia Diri Ini






Pagi,
Aku senang sekali sarapan setiap hari
Sarapan ?
Iya, dengan sepiring memori tentangmu yang terpatri dan tak kan pernah basi
Kau tau apa yang digilai pagi ?
Dari sisa senyummu malam tadi
Siang,
Panas terik sepanjangan tak lagi ku takuti,
Pesonamu yang harusnya perlu aku waspadai
Biar tak terlalu jauh aku jatuh menyelami

Malam,
Kali ini ada yang lebih menggembirakan dari sekedar menunggumu menjelang
Menggembirakan
Bukan, ini sangatlah membahagiakan
Membuatku berani menyeret malam dengan mimpi indahmu yang tak aku rencanakan

Percaya dengan kebetulan-kebetulan yang direncanakan ?
Kau menyebutnya aneh, tapi inilah kenyataan 

Rumit ?
Iya, serumit aku
Sederhana ?
Iya, sesederhana dirimu

Baiklah,
Memang baiknya cinta
Biarkan apa adanya



0 komentar: